Manusia adalah makhluk yang lemah. Namun dibalik kelemahannya itu manusia diberikan akal untuk mengatasi kelemahannya itu. Begitu pula dalam urusan mengorganisasi data komputer. Seringkali tanpa sengaja kita menghapus atau merubah sebuah file, dan ternyata file tersebut sangat penting. Celakanya kita tidak punya file cadangan, sehingga kita kesulitan mencari dokumen yang kita butuhkan. Atau kadang sistem sedang crash, padahal data kita ada di situ, dan itu satu-satunya data. Hemm, sangat merepotkan bukan kalau hal tersebut terjadi? (thinking)

Untunglah manusia diberikan akal untuk mengatasi hal tersebut, yaitu dengan melakukan backup data. Backup data adalah kegiatan yang sangat penting untuk berjaga-jaga saat kondisi sedang gawat darurat bin genting. :-D Kalau milisdad membahas grsync untuk membackup data, maka saya akan mengenalkan program back in time untuk membackup data.

Sama dengan grsync, back in time juga memanfaatkan program rsync dalam membackup data. Cara penggunaannya pun cukup mudah, yaitu dengan cara mengatur program backup terlebih dahulu. Cara masuk ke menu pengaturan adalah dengan menekan tombol Settings. Hal yang pertama kita atur adalah tempat dimana kita akan menyimpan backup kita dan juga schedule pembackupan. Apakah tiap 5 menit, 10 menit, 1 jam, 1 hari, 1 minggu, atau 1 bulan.

Setelah itu kita tinggal mengatur folder mana yang akan di backup di tab include. Disini kita masukkan folder-folder yang akan dibackup secara rutin.

Setelah itu tekan tombol OK untuk memulai proses backup. Untuk opsi yang lain bisa disesuaikan sendiri sesuai kebutuhan, seperti exclude folder, dll. Okelah kalau begitu, selamat membackup data, untuk jaga-jaga di kondisi krusial. (wave)