Sepele, tapi hal itu sangat membingungkan. Ketika menggunakan linux, untuk menampilkan hidden file/folder tinggal menggunakan kombinasi Ctrl+H. Atau di windows melalui Folder Option. Sementara di macintosh, terus terang saya kebingungan untuk melihat hidden file/folder tersebut. Selama ini selalu melalui melalui mode `ls -a` untuk melihat hidden file/folder. Sungguh cara yang tidak praktis.

Browsing punya cerita, ternyata harus main command line supaya finder mau menampilkan hidden file/folder. Bah, simple sih perintahnya, cuman nggak praktis kalo tiap mau nampilin harus buka terminal. Akhirnya ada solusi yang lebih mudah, yaitu dengan aplikasi Houdini. Hanya dengan sekali click, maka finder akan berubah menampilkan hidden file/folder. Hoho, sangat memudahkan sekali aplikasi ini, dan lebih praktis bila dibandingkan harus bermain dengan command line terus menerus. Houdini bisa di dapat di link ini. Selamat browsing hidden file/folder anda. :-)